Tuesday, 13 November 2012

Pengertian Membaca dan Membaca Cepat


MEMBACA CEPAT

Pengertian Membaca
Membaca ialah kegiatan menyerap informasi yang diperoleh dari bahan visual atau tertulis. Aktivitas ini melibatkan informasi visual (mata, tulisan, cahaya) dan informasi nonvisual (pengetahuan tentang bahasa, pengalaman membaca, dan wawasan tentang materi bacaan)

Pengertian Membaca Cepat
Membaca cepat merupakan kegiatan untuk menyerap informasi secara cepat dari bahasa tulis. Ukuran kecepatan membaca siswa SD atau SMP adalah 200 kpm, siswa SMA adalah 250 kpm, mahasiswa sarjana adalah 325 kpm, dan mahasiswa pascasarjana adalah 400 kpm

Tujuan Membaca Cepat
     Mencari topik-topik bacaan, misalnya ketika akan membuat kliping, membeli buku, majalah, atau koran.
       Mencari bagian penting yang kita perlukan, misalnya ketika mencari fakta, konsep, atau teori untuk menulis karya tulis.
           Melakukan penyegaran terhadap hal-hal yang pernah kita baca.

Teknik Pindai (scanning)
Membaca cepat untuk menemukan/ memperoleh suatu informasi tanpa membaca secara lengkap bagian-bagian yang tidak perlu. Misalnya kalau kita mencari nomor telepon di buku telepon, mencari arti kata/istilah dalam kamus, mencari jadwal acara televisi di surat kabar dan sebagainya.

Teknik Layap
Teknik layap (scimming) yaitu membaca cepat untuk mengambil intisari dari suatu bacaan, berupa ide-ide pokok atau detail penting. Dalam hal ini kita harus sudah menetapkan apa yang akan kita cari, lalu kita telusuri dengan cepat. Begitu kita temukan baru kita baca dengan seksama untuk kita dalami

Tips dalam membaca cepat
1.        Tidak melakukan vokalisasi atau membaca dengan bersuara atau mungkin bergumam
2.        Tidak menggerakan bibir.
3.        Tidak menoleh ke kanan-kiri mengikuti fokus bacaan.
4.        Tidak menunjuk bagian yang dibaca
5.        Tidak melakukan subvokalisasi atau melafalkan dalam hati/pikiran kata-kata yang dibaca akan lebih memperhatikan bagaimana melafalkan secara benar daripada memahami ide yang terkandung
6.        Tidak melakukan regresi
7.        Carilah kata kunci
8.        Abaikan kata tugas yang sifatnya berulang-ulang
9.        Tidak selalu berhenti lama di awal baris atau kalimat.
10.    Biasakan untuk membaca kelompok kata atau frase.
11.    Jika dalam penulisan bacaan itu dalam bentuk kolom-kolom kecil (seperti surat kabar) arah gerak mata tidak ke samping secara horizontal, tetapi ke bawah atau melingkar-lingkar
Post a Comment